Ternyata tembok besar china sebagian besar temboknya hilang!

Ternyata tembok besar china sebagian besar temboknya hilang!

37
0
SHARE

Survei Badan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan PBB (UNESCO) menyatakan situs sejarah Tembok Besar China mengalami kerusakan parah. Diperkirakan 30 persen bagian tembok yang seharusnya sepanjang 21 ribu kilometer itu kini hilang tak berbekas.

Situs Herald Tribune melaporkan, Selasa (30/6), penyebabnya adalah kerusakan alami. Selain itu, ada temuan bahwa tembok bersejarah era dinasti Ming itu dimaling warga sekitar untuk membangun rumah.

Sekadar informasi, Tembok Besar China sebetulnya tidak utuh memanjang dari Kota Jiayuguan hingga pinggiran Gurun Gobi.

Sebaliknya, sejak awal proyek tembok ini memang terpisah-pisah, walau jika setiap tembok digabungkan, panjangnya mencapai panjang puluhan ribu kilo. Bagian yang biasanya dikunjungi turis adalah tembok besar di utara Ibu Kota Beijing.

Ketua Perkumpulan Pemeliharan Tembok Besar, Dong Yaohui, menyatakan beberapa situs mengalami pelapukan. “Secara alamiah, bata-bata di beberapa lokasi tidak bisa menahan terjangan angin dan hujan,” ujarnya.

Namun, yang lebih menyedihkan adalah temuan bahwa turis yang membanjir, serta ketidakpedulian warga sekitar membuat tembok besar itu rusak.

Petugas di Provinsi Hebei memiliki bukti bahwa ada beberapa penduduk menjual bata dari Tembok Besar senilai 30 Yuan (setara Rp 63 ribu). “Harus ada lembaga dari pemerintah yang fokus merawat peninggalan sejarah ini,” kata Yaohui.

Tembok Besar China dinobatkan sebagai 7 keajaiban dunia oleh UNESCO. Rangkaian tembok ini dibangun Dinasti Ming untuk menghalau serangan bangsa Mongol. Megaproyek klasik ini digarap mulai pada tahun 1368 hingga akhirnya tuntas 1644 masehi.

[ard]

NO COMMENTS

Comments are closed.