Tentang Boneka Jepang Teru Teru Penolak Hujan

Tentang Boneka Jepang Teru Teru Penolak Hujan

9
0
SHARE

Saat ini mulai masuk musim panas dan ada kemungkinan tidak hujan lama. Muncullah boneka ini. Boneka ini bukan untuk nyantet.

Bentuk nya memang mirip Boneka voodoo yang biasa dipakai untuk mengguna-gunai orang. Tapi Boneka ini merupakan bagian dari kebiasaan dan budaya Jepang agar cuaca jadi cerah, tidak hujan.

Teru teru bozu adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat dari kertas atau kain putih yang digantung di tepi jendela dengan menggunakan benang.

Dari segi bentuk dan pembuatan nya, boneka tersebut mirip dengan boneka hantu seperti yang dibuat pada saat Halloween.

Boneka model jimat ini diyakini memiliki kekuatan gaib yang mampu mendatangkan cuaca cerah dan menghentikan atau mencegah hujan.

Dalam bahasa Jepang, teru adalah kata kerja yang berarti "bersinar" atau "cerah", dan bōzu dapat berarti bhiksu, atau dalam bahasa pergaulan masa kini dapat berarti "kepala botak"; kata itu juga merupakan istilah akrab untuk menyebut bocah lelaki.

Teru teru Bozu menjadi populer selama zaman Edo di antara masyarakat urban, di mana anak-anak membuatnya untuk memohon cuaca baik sehari sebelumnya dan bernyanyi "pendeta cuaca baik, cerahkan cuaca esok hari."

Secara tradisonal, jika cuaca berubah cerah, mereka akan digambari mata (bandingkan dengan daruma), sesajen berupa sake suci dituangkan pada mereka, kemudian dihanyutkan di sungai.

Di masa kini, anak-anak membuat teru-teru-bozu dari kertas tisu atau kapas dan benang lalu menggantungnya di jendela ketika mengharapkan hari yang cerah, seringkali sebelum hari piknik sekolah. Menggantungnya secara terbalik berarti memohon agar hujan turun.

Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

NO COMMENTS

Comments are closed.