Saat Ke Tempat Wisata Yang Didatanginya, Pernah LUPA INI GAK?

Saat Ke Tempat Wisata Yang Didatanginya, Pernah LUPA INI GAK?

9
0
SHARE

Sudah tidak ada keraguan lagi mengenai keindahan alam Indonesia, dengan ribuan pantai yang siap dinikmati, puluhan gunung yang siap didaki, dan ribuan pulau yang siap dikunjungi.
Hal ini mendorong wisatawan mancanegara, terutama wisatawan domestik untuk mengunjungi dan menikmati keindahan alamnya.

Indahnya Indonesia:

Saat berada di daerah wisata, banyak hal yang dilakukan wisatawan:

Selfie:

Foto Pemandangan:
Menikmati Alam:

“Hadiah”:

Hah…??? “Hadiah” ?

Yup benar sekali, “hadiah” ini merupakan hal-hal umum yang biasanya diberikan oleh wisatawan kepada daerah wisata yang telah dikunjunginya:

SAMPAH

Sampah Di Laut:

Yup, ini menurut ane ”hadiah” yang paling sering banget dan mainstream yang diberikan wisatawan. Gak usah ane panjang lebar jelasinnya .

Sampah Di Gunung:

Kadang ane gak habis pikir, apa susahnya sih untuk membuang 1 puntung rokok / botol plastik pada tempat sampah? Kalau tidak ada tempat sampah, tinggal kantongin / masukin ke tas dulu, baru masukin ke tempat sampah (gak nyampe 1 kilo juga keles untuk 1 puntung rokok / botol plastik )

CORETAN

Coretan Di Dinding:

Yang satu ini juga kadang ane gak habis pikir apa tujuannya?
Biar keren? Biar ada bukti udah kesana (gak cukup foto)? Yang ada malah 4l4y dan mengotori .

4L4Y:

Mungkin orang-orang ini merupakan seniman “wannabe” yang kekurangan ruang berekspresi


KERUSAKAN ALAM / INFRASTRUKTUR

Nah ini biasanya dilakukan wisatawan yang kurang kerjaan dan beg* (mau bilang jahil, tapi parah )
Naik gunung, terus ada yang bunga edelweis, langsung aja dipetik biar keren dikasih ke pacarnya sebagai pertanda cinta yang abadi . Logikanya sih kalau mau abadi tuh pakenya bunga plastik lah, gak akan mati-mati dah .

Alam Rusak:

Main ke pantai, liat ada ikan / karang bagus langsung diambil untuk dibawa pulang, lalu sampai rumah ikannya mati, terus dibuang lagi (tepok jidat )

Infrastruktur Rusak:

Gak hanya alam yang kena getahnya, infrastruktur di tempat wisata juga sering kali kena sasaran. Sudah sering liat yang namanya tempat sampah hilang / rusak, papan petunjuk patah / dicoret-coret, dll.
Belum lagi katanya ada beberapa dinding bangunan sejarah yang dicungkil ”hanya” untuk dijadikan batu akik .

Alam tidak butuh ”hadiah” dari kita secara fisik, alam hanya butuh beberapa hal sederhana dari kita:

NIAT UNTUK MENJAGA

Niat:

Gak usah jauh-jauh dulu untuk ngomongin tindakan, semua itu tanpa niat yang tulus akan omong kosong. Dalam agama pun kita berniat saja sudah dapat pahala, apalagi dibarengi dengan tindakan?

TIDAK MENGGAMPANGKAN

Menggampangkan:

Maksudnya?
Jadi gini seringkali kita menggampangkan membuang sampah hanya karena itu sebuah puntung rokok / botol air mineral. Masalahnya jangan berpikir yang seperti itu hanya satu orang, bayangkan dalam sehari dari total 100 wisatawan yang datang dengan 20 orangnya berpikiran seperti itu. Maka akan ada 20 botol air mineral berserakan (belum sampah lain yang lebih besar).

Itu baru sehari loh, belum seminggu, sebulan, setahun, dst…
Belum lagi sampah-sampah anorganik yang tidak bisa terdaur ulang secara alami…

Can you imagine it?

TAKE ACTION NOW

Act Now:

Seringkali saat kita melihat seseorang membuang sampah / merusak alam, tapi kita hanya diam saja.

Guys, sudah saatnya kita berani untuk bertindak, jangan cuman hanya berani koar-koar dalam hati maupun sosial media (tulisan ini juga berlaku untuk TS ).
Apabila menemukan sampah yang berserakan, sediakan sedikit tenaga untuk memunggutnya dan dimasukkan kedalam tempat sampah .

PERHATIAN PEMERINTAH

Saat kita sudah berniat untuk menjaga namun tidak ada dukungan infrastruktur dari pemerintah, yah sama saja sulit untuk menjaga alam ini. Selain itu juga perlu ketegasan akan peraturan-peraturan yang ada .
Namun bukan berarti kita harus terus mengadah mengharapkan pemerintah. Saatnya menjadi problem solver, bukan hanya sebagai follower.

Otak dan Pengalaman Ane

Alam ini milik semua, jangan egois hanya kita yang mau melihat bagusnya, sementara orang lain kebagian jeleknya.

Mau anak cucu kita hanya bisa melihat indahnya alam Indonesia berdasarkan cerita dan foto saja?

Keep Calm And Love Nature:

Jangan bunuh sesuatu kecuali waktu. Jangan ambil sesuatu kecuali gambar. dan Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak

(sumber)

NO COMMENTS

Comments are closed.