Pria 103 Tahun, Mbah Tohari Pantang Terima Imbalan Tanpa Kerja

Pria 103 Tahun, Mbah Tohari Pantang Terima Imbalan Tanpa Kerja

7
0
SHARE

Sebagai wujud kepedulian dan penghargaan bagi para lanjut usia (lansia), Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 29 Mei diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (Hari Lansia) dan diterbitkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Kesejahteraan Lansia. Di Kota Magelang ada seorang pria yang usianya telah lebih dari 1 abad yang masih bersemangat bekerja keras untuk mencari uang.

Di tengah hiruk pikuk jalanan yang padat kendaraan di Kota Magelang, tak menyurutkan Mbah Tohari pria renta berusai 103 tahun ini untuk mengais rezeki. Warga Kampung Nambangan, Kelurahanan Rejowinangun Utara, Kota Magelang ini hanya berbekal sepeda onthel yang umurnya juga tidak muda lagi.

Mbah Tohari, setiap hari mengelilingi Kota Magelang untuk menjual aneka barang-barang kelontong, seperti shampo rambut, tisu makanan, tisu wajah dan aneka barang lainnya. Ia menuntun sepedanya yang sarat dengan barang-barang yang dikemas di dalam kardus dan diletakkan di bagian belakang sepeda. Sepeda warna hijau muda tersebut, tidak lagi dikayuh karena tidak memungkinkan bagi Tohari untuk mengayuhnya. Namun, dirinya masih kuat untuk menuntun sepeda tersebut, meskipun dengan nafas yang tersengal-sengal.

Jalanan yang menanjak atau menurun bagi Mbah Tohari bukan halangan untuk tetap membawa barang dagangannya. Karena, ada saja yang tetap peduli kepadanya untuk sekedar membantu mendorong sepedanya. “Kalau pas jalanan menanjak, pasti ada yang membantu mendorong sepeda saya ini,” kata Mbah Tohari.

Add caption

Tohari mengatakan, penghasilan dari berjualan aneka barang kelontong yang dijual ke sejumlah warung di wilayah Kota Magelang dan sebagian wilayah Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang tersebut , memang tidak sebanding dengan perjalanan yang ditempuhnya. Namun kegiatan tersebut dilakukan untuk mengisi hari-harinya. “Dari pada bengong di rumah, saya lebih senang berjualan. Meskipun penghasilannya tidak seberapa banyak,” tuturnya.

Agar para pelanggannya tidak kehabisan stok, Mbah Tohari sudah membuat jadwal rutin untuk menyambangi warung-warung. Misalnya, untuk wilayah Kelurahan Kramat Utara dan sekitarnya yang ada di wilayah Kecamatan Magelang Utara setiap hari Minggu ia selalu bertandang ke wilayah tersebut. Sedangkan para pelanggannya yang ada di Dusun Nepak, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang ia mempunyai jadwal untuk ke sana setiap hari Kamis. “Jadi saya tiap hari selalu berkeliling. Dan telah mempunyai jadwal yang tetap,” ujarnya.

Tolak Imbalan

Ia menambahkan, pekerjaan tersebut telah dijalaninya sejak puluhan tahun silam. Dan kini, ia masih tetap berjualan dan tidak mau tergantung kepada siapapun, termasuk kepada anak dan cucunya. Pria yang selalu memakai sepatu kets putih saat menjalankan aktivitasnya tersebut mengaku, dari pekerjaan berjualan tersebut salah satu anaknya kini menjadi anggota TNI dan bertugas di Bengkulu. Selain itu, salah satu cucunya juga bekerja di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

Ia mengaku, beberapa orang yang melihat dirinya yang sudah tua tetapi tetap bekerja dengan cara menuntun sepeda onthel , merasa iba dan ingin menolong dengan cara memberikan uang tanpa harus membeli barang. Namun, Mbah Tohari menolak untuk menerima bantuan dari orang –orang yang langsung memberikan uang tanpa bekerja. “Kalau ada orang yang memberi saya uang tanpa membeli barang, saya menolaknya. Karena, saya lebih senang bila mendapatkan uang dari keringat saya sendiri,” ujarnya.

Mbah Tohari menuturkan, di saat ini dirinya merasakan ada kemudahan bila dagangannya telah habis, yakni tinggal menelpon ke agen penyuplai barang dan barang yang dipesan diantarkan ke rumahnya. “Untuk menelpon agen tersebut saya minta tolong kepada salah satu anaknya yang tinggal bersamanya,” ujarnya.

Semangat dari Mbah Tohari ini patut dicontoh oleh para generasi muda saat ini, ia tidak mau berpangku tangan mengandalkan pemberian orang. Meskipun usiannya telah senja, ia masih mempunyai semangat yang tinggi untuk bekerja dan mendapatkan uang.

(sumber)

NO COMMENTS

Comments are closed.