Keju Paling Mahal di Dunia Dihargai 20 Juta Rupiah Per Pon

Keju Paling Mahal di Dunia Dihargai 20 Juta Rupiah Per Pon

17
0
SHARE

Percaya atau tidak, keju termahal di dunia bukan dihasilkan oleh susu sapi atau kambing, namun dari susu keledai di sebuah peternakan di wilayah Serbia.
Dinamai keju Pule, keju tersebut terbuat dari susu keledai Balkan dan dijual seharga 1.000 Poundsterling per-pon atau sekitar 20 juta Rupiah. Keju berwarna putih itu terkenal akan rasa asinnya yang alami.
Dikutip dari Odditycentral, Senin (1/6/2015), pasokan keju Pule berasal dari sebuah peternakan di Zasavica Special Nature Preserve, Serbia. Alasan mengapa keju ini begitu mahal, karena keledai tidak menghasilkan banyak susu, selain harus dip*rah menggunakan tangan sebanyak tiga kali sehari.
Untuk perbandingan, dari 15 keledai hanya dapat dihasilkan satu galon susu, dan dibutuhkan 3,5 galon untuk membuat satu pon keju pule. Keledai di Zasavica Special Nature Preserve hanya mampu memproduksi susu keledai yang cukup untuk membuat 200 pon keju Pule per-tahun, sehingga membuatnya sulit didapat.
Keledai Balkan dulu sangat populer di pedesaan Serbia, namun karena moderenisasi teknologi transportasi membuat masyarakat berpaling dari hewan itu.
Banyak dari mereka yang dis*mb*lih atau hanya ditinggalkan, hingga Zasavica Special Nature Preserve memberikan tempat bernaung bagi spesies hewan yang terancam punah ini. Keju pule sebenarnya diciptakan untuk mempromosikan konservasi keledai Balkan.
Keju Pule mendapatkan popularitas di tahun 2012, ketika bintang tenis dunia Serbia, Novak Djokovic dikabarkan menggunakan uang yang ia dapat dari turnamen tenis untuk membeli seluruh pasokan keju Pule yang tersedia.
Meskipun kabar itu ternyata palsu, namun hal itu membawa keberuntungan bagi para pembuat keju pule.
“Kami memproduksi susu keledai sepanjang waktu, dengan harga 40 Euro per liter,” kata manajer peternakan, Jovan Vukadinovic.
“Susu keledai sangat bergizi dan dapat memperkuat ‘imunitas bayi. Kami pikir, mengapa tidak mencoba untuk membuat keju keledai,” katanya. (Odditycentral)

NO COMMENTS

Comments are closed.