Karena banjir, hewan buas lepas dari kandangnya. Sembilan tewas 10 warga hilang

Karena banjir, hewan buas lepas dari kandangnya. Sembilan tewas 10 warga hilang

22
0
SHARE

Kota Tbilisi, Georgia, Sabtu (13/6) dilanda banjir yang menewaskan setidaknya sembilan orang dan 10 warga lain masih hilang.
<Img src"http://1.bp.blogspot.com/-7HrkQ1DVNQ4/VX6ogxvl0-I/AAAAAAABcPg/vesdzG4aDVY/s1600/074233_936268_Kuda_Nil_d.jpg"/>
Bukan hanya itu, ketika air mulai surut, ternyata diketahui bahwa hewan-hewan di kebun binatang ibu kota negeri di persimpangan antara Asia Barat dan Eropa Timur itu ikut lenyap. Yang hilang bukan hanya koleksi ikan, melainkan juga beruang, harimau, singa, jaguar, serigala, kuda nil, dan berbagai hewan lain yang jumlahnya mencapai puluhan ekor.
Banjir, tampaknya, merusak pintu kadang hewan-hewan tersebut. ''Situasinya sangat buruk,'' ujar Wali Kota Tbilisi Davit Narmania.
Hewan-hewan itu tampak berkeliaran di jalanan. Kuda nil berjalan di jalan raya sebelum akhirnya ditembak dengan peluru bius. Ada pula anak beruang yang memanjat rumah warga. Penduduk kota diminta untuk tetap berada di dalam rumah.
Di antara sembilan orang tewas di atas, tiga korban merupakan pegawai kebun binatang. Salah satunya adalah Guliko Chitadze, 25, yang tewas karena berusaha menyelamatkan binatang-binatang yang lepas. Tidak diketahui dia terseret arus ataukah justru diserang binatang tersebut.
Petugas kepolisian khusus bertugas memburu binatang-binatang itu. Sebuah helikopter juga terbang rendah berkeliling untuk mencari binatang yang hilang.
Beberapa dapat ditangkap hidup-hidup dengan peluru bius. Namun, ada pula yang ditembak mati lantaran membahayakan nyawa penduduk. Termasuk di antaranya enam serigala yang terpaksa ditembak mati karena ditemukan berada di lantai dasar rumah sakit anak.
Sebagian hewan lain tidak berhasil selamat lantaran tertimpa bangunan yang roboh akibat banjir. Penduduk marah dan protes dengan pembunuhan hewan-hewan yang lepas tersebut. Tetapi, petugas beralasan bahwa mereka terlalu agresif untuk ditangkap.
Banjir itu disebabkan meluapnya Sungai Vere karena hujan deras. Kerugian sementara ditaksir mencapai USD 10 juta (Rp 133,4 miliar). Saat ini ribuan penduduk tidak bisa mengakses listrik dan air bersih. Puluhan orang juga terpaksa mengungsi. (AFP/Reuters/BBC/New York Times/c14/sha)

Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

NO COMMENTS

Comments are closed.