Kabar Duka : Rahmat Hidayat Aktor Senior Indonesia Meninggal Dunia

Kabar Duka : Rahmat Hidayat Aktor Senior Indonesia Meninggal Dunia

13
0
SHARE

Indonesia kembali berduka. Aktor senior Rahmat Hidayat meninggal dunia dan kembali membawa kesedihan bagi dunia perfilman.
Rahmat Hidayat meninggal dalam usia 81 tahun, Minggu pagi pukul 04.30 WIB. Aktor kelahiran Bandung ini menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit komplikasi jantung di RS Boromeus.
Sejumlah rekan-rekan sesama artis pun mengungkapkan rasa belasungkawanya atas kepergian almarhum. Salah satunya Deddy Mizwar. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Turut berduka atas meninggalnya bapak H Rahmat Hidayat ayahanda bu Enden Rosdiana Rahmiwati,” tulis aktor pemeran Naga Bonar tersebut di akun Twitter-nya.

Rahmat Hidayat mengawali karirnya di dunia film tahun 1961 lewat film TOHA, PAHLAWAN BANDUNG SELATAN. Salah satu karya beliau yang dikenal luas masyarakat Indonesia adalah KABAYAN.
Menurut akun Twitter PRFMnews Rahmat Hidayat dikebumikan pukul 10.00 , Minggu (14/6) di pemakaman Bojong Kunci, Banjaran, Kab Bandung. Doa di Twitter untuk beliau pun mengalir terutama dari warga Bandung yang merasa kehilangan putra terbaiknya.
Selamat jalan, Kang Rahmat Hidayat. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya.

Dunia perfilman Tanah Air kembali kehilangan salah satu aktor
besarnya. Rachmat Hidayat meninggal dunia dalam usia 81 tahun, Minggu
(14/6/2015) dini hari.

“Innalillahi wa inna illaihi
roji’un….. telah berpulang ke rahmatullah aktor senior yg terakhir dr
generasi Usmar Ismail, RAHMAT HIDAYAT, 81 tahun, dinihari Minggu
14/6/2015 di Bandung. Semoga diampuni segala kealpaan dan dosanya,
diterima amal baik serta iman Islamnya….. Aamiin,”
demikian bunyi pesan singkat yang diterima Liputan6.com dari wartawan senior Yan Wijaya.

Rachmat
Hidayat meninggal sekitar pukul 04.30 WIB di Rumah Sakit Borromeus,
Bandung. Rachmat meninggal dunia akibat penyakit jantung dan stroke.
Sebelum meninggal, kondisi kesehatan bintang film Mat Peci ini belakangan memang kurang membaik.

Rachmat Hidayat merupakan salah satu aktor besar Indonesia. Kariernya dimulai lewat film Toha, Pahlawan Bandung Selatan pada 1961. Sedangkan film terakhir yang dibintangi aktor kelahiran 3 Juli 1933 ini berjudul Si Kabayan Cari Jodoh.

Kemampuan akting Rachmat Hidayat tak perlu diragukan. Sebagai bukti,
aktor yang memiliki kumis khas ini telah menyabet sejumlah penghargaan
bergengsi di Tanah Air. Salah satunya, ia pernah menyabet penghargaan
Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film Pacar Ketinggalan Kereta (1989).
Tak kurang 94 judul film telah dibintangi pria yang hobi mengendarai
sepedamotor besar ini. Film-film Rachmat Hidayat yang cukup terkenal di
antaranya; Lewat Tengah Malam (1971), Ayah (1973), Bulan di Atas Kuburan (1973), Tangisan Ibu Tiri (1974), Petualangan Cilik (1977), Badai Pasti Berlalu (1977), Kembang Semusim (1980), Lima Cewek Jagoan (1980) dll. (fei/Des)

Aktor senior Rachmat Hidayat meninggal dunia. Aktor yang satu
generasi ­­­­dengan tokoh perfilman H. Usmar Ismail ini memangsudah
menderita  sebelum menghembuskan nafas terakhir di Bandung pada Minggu
(14/6/2015) dini hari tadi sebelum waktu subuh.

Berita duka ini diperoleh dari Yan Wijaya, wartawan film senior yang
menyebarkan informasi ini melalui pesan singkat telepon pintar. Kabar
ini cepat tersebar di milis film dan group chat wartawan dan artis film
di Jakarta.

“Innalillahi wa inna illaihi roji’un….. telah berpulang ke
rahmatullah aktor senior yg terakhir dr generasi Usmar Ismail, RAHMAT
HIDAYAT, 83 tahun, dinihari Minggu 14/6/2015 di Bandung. Semoga diampuni
segala kealpaan dan dosanya, diterima amal baik serta iman
Islamnya….. Aamiin,” tulisnya pada Minggu (14/6/2015) pagi.

Menurut rencana jenazah akan dikemumikan pada hari yang sama.
“Informasi yang saya terima jenazah akan dikebumikan pada hari ini juga
sebelum zuhur di pemakaman keluarga Bojong Kunci, Bandung Selatan,”
tambahnya.

Aktor kelahiran Bandung, 3 Juli 1933 ini sebelum menjadi aktor adalah seorang tentara. Ia bergabung di Batalyon III Siliwangi. Tahun 1953 ia diperbantukan di CPM Intel. Pada saat menjadi CPM itulah ia bertemu Usmar Ismail. Lalu ditawarin main pada film Toha, Pahlawan Bandung Selatan.

Pada awal kariernya Rahmat Hidayat mulaic bermain film pada tahun 1961 hingga sekarang. Pada tahun 1971, ia pernah menjabat sebagai Ketua Parfi Cabang Bandung selama dua periode. Selamat jalan semoga diterima Allah SWT.

Indonesia kehilangan aktor senior Rahmat Hidayat yang hari ini, Minggu (14/6/2015) telah meninggal dunia di usia 81 tahun di kediamannya di Bandung, Jawa Barat.

Kabar meninggalnya pemain film Toha, Pahlawan Bandung Selatan itu diumumkan oleh Deddy Mizwar di akun Twitternya.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.Turut brduka atas meninggalnya Bapak H Rahmat Hidayat ayahanda bu Enden Rosdiana Rahmiwati,” tulis Deddy dua jam lalu.

Selain ucapan belasungsungkawa, Wakil Gubernur Jawa Barat itu juga memposting foto hitam putih di mana terlihat Deddy melayat jenazah di sebuah rumah sakit.

Suara.com juga mendapat informasi seputar meninggalnya Rahmat Hidayat dari wartawan senior Yan Gunawan.

“Saya dapat kabar dari Bandung, Pak Deddy Mizwar juga sudah melayat ke sana (almarhum Rahmat Hidayat),” kata Yan saat dihubungi.

Yan menambahkan, almarhum akan dikuburkan di pemakaman keluarga di Bojong Kunci, Bandung, sebelum waktu Zuhur.

Menurutnya lagi, Rahmat meninggal setelah menjalani hidup dengan kondisi lumpuh akibat stroke.

Rahmat memulai karir film lewat film Toha, Pahlawan Bandung Selatan (1961). Berikutnya, ia banyak mendapat peran  hingga sudah 94 judul film yang sudah pernah dimainkannya. Terakhir, Rahmat bermain film Si Kabayan Cari Jodoh (1994).

Selain film, Rahmat juga bermain di beberapa judul sinetron di tahun 1990-an, di antaranya Sahabat Pilihan dan Pondok Pak Jon.

Rahmat meraih prestasi gelimang selama karirnya di industri perfilman. Dia pernah meraih Best Actor PWI Jaya (1971) lewat The Big Village (Dusun Besar). Selain itu, tiga piala citra telah diraihnya dalam Festival FIlm Indonesia, yakni Apa Salahku (1977), Pacar Ketinggalan Kereta (1989) dan Boss Carmad (1991).

Dunia perfilman  Indonesia kembali berduka. Aktor kawakan, H Rachmat Hidayat, meninggal dunia, Ahad (14/6), pada pukul 4.30 subuh di Rumah Sakit Boromeus Bandung. Rachmat Hidayat wafat di usia 83 tahun.

Sebelumnya, aktor peraih tiga piala Citra  Festival Film Indonesia (FFI) sempat dirawat di RS Boromeus selama beberapa hari.

Rachmat Hidayat lahir di Bandung, 3 Juli 1933. Pada awal kariernya ia mulai bermain film pada tahun 1961 hingga sekarang. Pada tahun 1971, ia pernah menjabat sebagai Ketua Parfi Cabang Bandung selama dua periode.

Ia seangkatan dengan aktor dan aktris seperti Rima Melati, Rina Hassim, Mieke Widjaya, W.D Mochtar, Maruli Sitompul dan Bambang Hermanto.

Aktor senior, Rachmat Hidayat tutup usia. Ia meninggal dunia di usia 83 tahun, Minggu, 14 Juni 2015. Aktor senior tersebut meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat.

Berita duka tersebut didapat tim VIVA.co.id  dari seniman, Sys NS melalui pesan singkat Blackberry Messenger. “Innalillahi Wa’inna illaihi Rooji’uun. Telah berpulang ke Rahmatullah Aktor Film Kawakan Indonesia Rahmat Hidayat dini hari tadi. Semoga beliau diampuni segala kealpaan & dosanya, diterima amal baik & iman Islamnya, InsyaAllah Husnul Khotimah. Aamiin,” tulis Sys.

Rencananya jenazah akan dikebumumikan pada siang ini usai sholat Dzuhur.

“Informasi yang saya terima jenazah akan dikebumikan pada hari ini juga sebelum dzuhur di pemakaman keluarga Bojong Kunci, Bandung Selatan,” kata Sys menambahkan.

Sys menilai, Rahmat sebagai sosok seniman sejati. Apalagi semasa hidupnya lebih dari 90  film layar lebar telah ia bintangi. Ia bahkan mengantongi banyak penghargaan karena kepiawaiannya memainkan banyak karakter. Termasuk dinobatkan sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia lewat Boss Carmad (1991). Tak hanya itu, ia juga pernah meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam ajang yang sama lewat film Pacar Ketinggalan Kereta (1989).

“Beliau seniman sejati,” ujar Sys mengenang.

Seperti diketahui, karier almahrum berawal pada tahun 1961 hingga sekarang. Dan pada tahun 1971, almahrum sempat menjabat sebagai Ketua Parfi Cabang Bandung selama dua periode.

 Aktor senior, Rachmat Hidayat tutup usia. Ia meninggal dunia di usia 83 tahun, Minggu, 14 Juni 2015. Aktor senior tersebut meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat.

Berita duka tersebut didapat tim VIVA.co.id  dari seniman, Sys NS melalui pesan singkat Blackberry Messenger. “Innalillahi Wa’inna illaihi Rooji’uun. Telah berpulang ke Rahmatullah Aktor Film Kawakan Indonesia Rahmat Hidayat dini hari tadi. Semoga beliau diampuni segala kealpaan & dosanya, diterima amal baik & iman Islamnya, InsyaAllah Husnul Khotimah. Aamiin,” tulis Sys.

Rencananya jenazah akan dikebumumikan pada siang ini usai sholat Dzuhur.

“Informasi yang saya terima jenazah akan dikebumikan pada hari ini juga sebelum dzuhur di pemakaman keluarga Bojong Kunci, Bandung Selatan,” kata Sys menambahkan.

Sys menilai, Rahmat sebagai sosok seniman sejati. Apalagi semasa hidupnya lebih dari 90  film layar lebar telah ia bintangi. Ia bahkan mengantongi banyak penghargaan karena kepiawaiannya memainkan banyak karakter. Termasuk dinobatkan sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia lewat Boss Carmad (1991). Tak hanya itu, ia juga pernah meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam ajang yang sama lewat film Pacar Ketinggalan Kereta (1989).

“Beliau seniman sejati,” ujar Sys mengenang.

Seperti diketahui, karier almahrum berawal pada tahun 1961 hingga sekarang. Dan pada tahun 1971, almahrum sempat menjabat sebagai Ketua Parfi Cabang Bandung selama dua periode.

(mus)

NO COMMENTS

Comments are closed.