Jual Bayi Murah Rame di Dunia Maya !

Jual Bayi Murah Rame di Dunia Maya !

27
0
SHARE

Jual Bayi Murah, itulah nama salah satu akun Instagram yg sudah

menciptakan geger penduduk didunia maya. Betapa tak, bila membaca

namanya @jualbayimurah & menonton foto-foto bayi yg dipajang pasti

saja bakal disimpulkan bahwa akun Instagram tersebut menawari bayi.

Akun Instagram Menjual Bayi Murah itu menunjukkan satu buah nama Panti

Asuhan Bayi Parartasih yg beralamat di Jl. Jatinegara Barat 122,

Jakarta 13320. Tapi dikala dikonfirmasi ke nomer telephone yg dipajang

dalam akun Instagram tersebut tak ada yg menjawab.

Akun @jualbayimurah memajang enam photo bayi. Bahkan, dituliskan dalam

tagline Instagram, 'TRUSTED Ambil bayi serentak lewat panti asuhan'.

Tidak ayal lagi, tidak sedikit komentar yg dilontarkan para pembeli

Instagram menyikapi isikan dari akun Instagram tersebut. Tak sedikit

serta yg menghujat & geram terhadap produsen akun tersebut.

"AKUN BIADAB!" tulisnya @alfendarsevtiane

"wkwkwkw ketangkep polisi amin kalo lagi puasa gini rata-rata doanya

kekabul wkwkwkwk" catat @mariana_gooo.

"Astagfirullah, tobat deh lo!!! Hanya cari sensasi doang, hahah…

Kasihan gw sama lo, nyari followers aja hingga tajir gini, gaada kiat

lain hah?! Menjual barang yg berkwalitas kek, bayi tuh titipan tuhan

utk dijaga dan dirawat bgn baik!! Bukan diperjualbelikan spt ini!!!

Mikir yah sekali lagi!!! kicau @ndfshl

Tidak tanggung-tanggung, akun @jualbayimurah tersebut menawari bayi

dgn harga puluhan juta.

"Jual Babyy!! Harga : 10jt bagi yg minatt" tulisnya di salah satu

photo satu orang bayi lucu yg tengah tertidur.

Walau tidak sedikit mendapat hujatan & pun kecaman, tetapi akun

@jualbayimurah sama sekali tak merespons. Maka satu-satunya anjuran

soal menjual beli bayi seperti dalam akun Instagram ini mengarah

kepada alamat yg terpajang di akun tersebut. Tetapi, butuh didapati

pencantuman alamat tersebut mungkin saja cuma sekedar mencatut.

Sesudah ditelusuri, alamat Menjual Bayi Murah yg tertera kepada akun

Instagram @jualbayimurah tersebut merupakan satu buah sekolah, ada pun

gereja & panti asuhan.

Kementerian Sosial memeriksa kebenaran info berkaitan adanya akun

jual-beli bayi murah di Instagram. Pengecekan ini dilakukan guna

menentukan apakah benar berlangsung penjualan bayi di alamat yg

dicantumkan di akun @jualbayimurah.

Ketua Tim Reaksi Segera Kementerian Sosial Farid Afriandi menyampaikan

pengecekan laporan penduduk ini mutlak dikarenakan kasus yg menyangkut

bersama kekerasan pada anak sedang ramai. "Angka kekerasan anak sedang

ramai, sebab itu kami serta-merta teliti," kata Farid, Sabtu, 20 Juni

2015.

Waktu didatangi, Yayasan Gembala Anak yg beralamat dijalan Jatinegara

Barat No. 22, tepat bersama alamat yg tertera di akun @jualbayimurah,

kaget dgn ramainya pemberitaan sekitar jual-beli bayi itu. Yayasan yg

mempunyai Panti Sosial Bina Remaja Parartasih itu mengklarifikasi

pemberitaan itu.

Ketua Unit Pekerjaan Perlindungan Anak Kementerian Sosial Muhammad

Ihsan mengapresiasi Yayasan Gembala Anak yg kooperatif & terhubung

diri. "Mereka menyebut bahwa mereka yaitu panti bina remaja & cuma

menerima remaja," jelasnya. Artinya, tidak ada bayi di lokasi ini.

diluar itu, panti ini cuma ditinggali seputar sepuluh anak tiap-tiap

thn. Mereka kebanyakan meninggalkan panti seandainya telah lulus

sekolah menengah mula-mula.

Kementerian Sosial meminta kepolisian dapat menangani persoalan ini

sebab info yg beredar di sarana sosial itu bohong. "Kami mendorong

polisi buat membuktikan. janganlah warga yg telah sigap melapor

tercederai oleh oknum yg melaporkan informasi hoax," kata Ihsan.

Yayasan Gembala Anak mengemukakan Panti Partasih telah berdiri sejak

lama. "Ini dari th 1930-an & cuma ditujukan utk remaja," kata Suster

Afrida, pengelola panti itu.

Ia mengemukakan anak-anak yg dirawat di panti itu yaitu anak yg

diserahkan segera oleh orang tuanya. "Mereka berasal dari keluarga

broken home," menurutnya. waktu ini ada kira kira sepuluh anak yg

tinggal di sini. Thn ini, panti sosial ini dapat kehadiran sebelas

anak lain terhadap th ajaran baru.

Afrida menuturkan, panti ini pula berizin. Surat izin No.

LKS/010/AKRE/2014 milik panti ini berlaku tiga th sejak 1 Juli 2014

hingga 30 Juni 2017. Panti ini serta mendapat akreditasi B dari

Kementerian Sosial.

Kastemer Path dibikin geger oleh postingan satu orang ibu yg mengaku

photo buah hati tercinta terpampang di salah satu akun Instagram dgn

nama @jualbayimurah.

Yaitu Sabrina, wanita yg saat ini berdomisili di Bandung sudah jadi

korban. Tak sempat sedikit serta terlintas di benaknya bila hal-hal

semacam ini menimpa ia.

"Teman-teman, tolong bantu report akun IG ini ya, @jualbayimurah. Ia

memasang photo anak aku bersama caption yg sama sekali tak benar,"

catat Sabrina di akun Path pribadi.

Lebih lanjut, Sabrina mengetahui bahwa sudah jadi korban oknum tak

bertanggung jawab dari satu orang rekan yg dengan cara tak sengaja

mengakses akun tersebut, & mencurigai satu photo yg serupa sekali dgn

anaknya. "Semoga akun ini langsung ditutup, & tiada orang lain yg

dirugikan," lanjut Sabrina.

Menurut beliau, apa yg saat ini berlangsung padanya akan dijadikan

pelajaran orang tua yang lain utk lebih berhati-hati dalam memosting

foto-foto anak di fasilitas sosial.

Tim Health Liputan6.com mencoba menelusuri akun @jualbayimurah

tersebut. Kepada Jumat (19/6/2015) pengikut (followers) akun tersebut

cuma 131. Tapi terhadap Sabtu (20/6/2015), sejumlah bertambah jadi 438

akun.

Meskipun menamai akunnya dgn menjual bayi murah, tetapi alamat yg

terpampang di situ mengarah ke salah satu panti asuhan bayi bernama

Paratasih yg terletak dijalan Jatinegara Barat Nomer 122, Jakarta,

13320. Nomer telephone yg bisa dihubungin merupakan 8514938.

Kami mencoba mencari tahu, apakah panti asuhan tersebut memang ada

atau rekayasa. Nyatanya, panti asuhan tersebut memang lah ada, tetapi

mereka tak mengasuh bayi. & nomer telpon tersebut juga tak bisa

dihubungin. Sanggup dikatakan, segala info yg terpampang di akun

tersebut asal main-main comot saja.

Harusnya akun tersebut telah ditutup jikalau memang lah tidak sedikit

pembeli melapor serta-merta ke Instagram. Nyata-nyatanya, akun

@Jualbayimurah masihlah sanggup diakses.

Sedangkan keterangan yg tertera di photo anaknya Sabrina, akun ini

menyebutkan bayi kecil tersebut bebas buat diadopsi. "Ini bayi

ditinggalkan oleh ke-2 orangtuanya dikarenakan ibunya diperkosa oleh

satu orang lelaki. Namun lelaki itu tak ingin bertanggung jawab,

sehingga ibunya menitipkan di anti asuhan kami," catat akun

@jualbayimurah.

Bagi yg berminat, lanjutnya, dipersilahkan menghubungi panti asuhan

tersebut. "Pengiriman bayi tak mampu lewat JNE/TIKI, namun ambil

segera di ruangan panti asuhan," tulisnya.

Salah satu musisi yg serta aktif di sarana sosial, Anji menyampaikan,

mungkin saja akun tersebut sengaja dibuat utk menarik beberapa orang

supaya mengikutinya (mem-follow). Nantinya, sesudah jumlah pengikut

telah tidak sedikit, akun itu dapat difungsikan utk jualan.

Melalui akun Instagramnya @duniamanji, mantan vokalis Drive ini

mengimbau supaya jangan sampai klik follow di akun tersebut. "Saya

lagi cobalah report. Bila ada yg ingin mencoba, silahkan," catat Anji

tempo hari tengah malam.

Ada yg membeli?

Belum lagi didapati siapa pemilik akun @Jualbayimurah & apa motif di

baliknya, tiba-tiba saja muncul akun dgn nama @ysukma yg disebut-sebut

yang merupakan pembelinya.

Dari hasil capture-an yg ramai dipost di Path, Y Kusuma memperlihatkan

photo sambil menggendong anak dgn keterangan photo ucapan trimakasih

pada akun @Jualbayimurah dikarenakan `barangnya` sudah hingga.

"Thanks ya, kak, barangnya telah hingga," catat Y Kusuma sambil

nge-tag ke akun @jualbayimurah.

Tetapi, tidak lama seterusnya keterangan photo itu berganti

jadi,"Baby, you light up my world like nobody else."

Masihlah belum lepas dalam ingatan kita kasus Angeline yg menciptakan

hati terpiuh. Angeline yg tewas dibunuh, didapati diadopsi dengan cara

tidak legal selama masihlah mungil oleh ibu angkatnya. hal itu seolah

jadi pengingat bahwa ada aturan-aturan dalam mengadopsi seseorang

anak. Tetapi, macam mana seandainya justru satu orang anak, atau

katakanlah bayi dipasarkan murah melalui Instagram? Apa yg Kamu

pikirkan?

Suatu akun Instagram @jualbayimurah bersama berani mengklaim jual bayi

dgn harga murah. "TRUSTED Ambil bayi segera lewat panti asuhan Alamat

: Panti Asuhan Bayi Parartasih Jl.Jatinegara Barat 122,Jakarta 13320

8514938" Begitu yg terdaftar di biom akun tersebut. Tunai, akun

tersebut cepat menuai kritik para netizen.

Lebih-lebih lagi, sekian banyak poto yg diupload didapati yakni photo

bayi satu orang yg dicomot demikian saja. Bayi manis di bawah ini

contohnya.

Bayi tersebut ketahuan yakni anak seseorang ibu yg bernama Sabrina.

Sang ibu mengaku di posting-an Path-nya bahwa akun @jualbayimurah

memajang photo anaknya bersama keterangan yg tak benar.

Akun @jualbayimurah sendiri sudah mengunggah enam photo bayi & diikuti

lebih dari 100 orang. Seseorang ayah bernama Samuel Sabandar yg merasa

photo anaknya dipanjang oleh akun itu, berkomentar di page akun

facebooknya.

"Jual bayi murah?? Sell babies for cheap? this is crazy, somebody just

took my daughter's pic an post it on Instagram. I know she's cute, but

she's not for sale. Please help to report this account. Who would even

buy babies through Instagram(Menjual bayi utk murah? ini gila. Seorang

cuma membawa gambar putri aku buat di menulis kepada Instagram . Saya

tahu beliau lucu, tetapi ia tak utk dipasarkan. Tolong bantu buat

melaporkan akun ini . Siapa serta yg bakal membeli bayi lewat

Instagram)," ujar Samuel dalam page facebooknya, Jumat (19/6/2015).

Tak terang apakah bio yg dicantumkan oleh akun tersebut

benar/tidaknya. Tetapi satu orang mantan pekerja panti asuhan yg

dicantumkan oleh akun tersebut, merasa tak terima bersama pencatutan

nama panti asuhan Parartasih.

"Sakit jiwa! Aku alumni Panti Asuhan Remaja Putri Parartasih, & tak

benar yg dinamakan si user! PARP Parartasih Tak Sempat JUALAN BAYI!

tolong dong janganlah mengada-ada. Asal banget mulutnya! Kreatif

banget sih jualan tuh barang […]," dikutip dari akun @genevevadiana.

Hingga waktu ini tetap belum didapati siapa di balik akun

@jualbayimurah tersebut. Tapi tidak sedikit yg menginginkan akun

tersebut serentak ditutup lantaran meresahkan tidak sedikit pihak.

Setidaknya, elemen tersebut jadi pelajaran buat tak sembarangan

memajang poto anaknya di sarana sosial. (sul/kw)

NO COMMENTS

Comments are closed.