Ini dia Lift Paling Cepat di Jepang, Meluncur 750 Meter Per Menit

Ini dia Lift Paling Cepat di Jepang, Meluncur 750 Meter Per Menit

11
0
SHARE

Jepang punya julukan sebagai negara canggih. Kemajuan teknologi di sana tak diragukan lagi. Buktinya, traveler bisa mencoba salah satu lift tercepat di dunia yang ada di Yokohama Landmark Tower. Melesat 750 meter per menit, wush!
Kota Yokohama belum sepamor Tokyo atau Sapporo. Namun di sinilah, traveler bisa merasakan sensasi naik salah satu lift paling cepat di dunia. Tepatnya di Yokohama Landmark Tower, di pusat kotanya yang dekat dengan Stasiun Minatomirai.
detikTravel atas undangan dari Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Cathay Pacific, mampir ke Yokohama Landmark Tower saat singgah di Kota Yokohama, pekan lalu. Bangunannya punya tinggi 273 meter, dengan lantai yang berjumlah 70.
Di lantai 69, terdapat Skygarden yang merupakan tempat observatory untuk melihat lanskap Jepang dari atas ketinggian. Menara Tokyo pun sampai terlihat jelas di sana. Belum lagi gedung-gedung pencakar langit lainnya, bak miniatur saja.
Tapi tunggu dulu, untuk melihat pemandangan yang cantik itu traveler akan naik lift yang melesat sangat kencang. Liftnya berada di lantai dua dan meluncur ke atas atau ke lantai 69 dalam waktu sekitar 40 detik saja!
Terang saja, kecepatan lift tersebut mencapai 750 meter per menit. Begitu naik ke atas, telinga akan langsung terasa sakit karena perubahan tinggi yang drastis dan membuat tekanan kuat pada gendang telinga.
Ada dua lift yang bisa dinaiki traveler di Yokohama Landmark Tower, dengan kapasitas mampu menampung 10 orang dewasa. Pembuatnya adalah perusahaan Mitsubishi Electric. Lift di sana pun menjadi salah satu lift tercepat di dunia, nomor dua setelah lift di Taipe 101 di Taiwan yang kecepatannya 1.010 meter per menit.
Untuk datang ke Yokohama Landmark Tower, siapkan kocek 1.00 Yen atau setara Rp 106 ribu saja. Jadwal bukanya dari pukul 10.00 sampai 21.00. Khusus wekend dan hari libur lainnya, tutupnya lebih malam pada pukul 22.00.

NO COMMENTS

Comments are closed.