Hiks, Orang-Orang Ini Meninggal Akibat Kebanyakan Bekerja

Hiks, Orang-Orang Ini Meninggal Akibat Kebanyakan Bekerja

7
0
SHARE

Bagi beberapa orang bekerja adalah hal sangat diinginkan. Terutama orang-orang yang baru lulus kuliah. Bekerja adalah sesuatu yang hebat. Lulus kuliah lalu kerja dan dapat uang. Namun terkadang apa yang dibayangkan tidak sama dengan apa yang terjadi. Bahkan cenderung berakhir dengan kekecewaan. Entah gajinya tidak besar, atau pekerjaan yang terlalu menyiksa.
Di beberapa negara, termasuk Indonesia. Ditemukan beberapa pekerja yang pada akhirnya meninggal akibat kelelahan. Mereka bekerja tidak mengenal waktu. Selalu dikejar dengan deadline. Hasilnya kematian datang dengan cepat akibat gangguan pada tubuh. Ingin tahu siapa saja contoh pekerja yang meninggal dunia akibat kelelahan. Mari kita simak bersama-sama.

1. Mita Diran, Indonesia

Mita Diran adalah seorang yang bekerja jadi penulis di Y&R Group. Gadis ini meninggal akibat bekerja tanpa berhenti selama 30 jam. Pekerjaan yang banyak membuat Mita Diran terus lembur tanpa memperhatikan keadaan tubuhnya. Setelah kematian Mita, pihak perusahaan meliburkan karyawan selama sehari untuk menghormati Mita.

Mita Diran Meninggal [image source]
Mita Diran Meninggal [image source]

Setelah bekerja selama 30 jam, Mita mengalami pingsan. Lalu dia dilarikan di rumah sakit. Di rumah sakit ternyata Mita sudah mengalami koma hingga akhirnya meninggal dunia. Pihak perusahaan mengucapkan bela sungkawa sebesar-besarnya kepada keluarga. Dan berharap kejadian ini tidak terjadi lagi.

2. Li Yuan, China

Pemuda berumur 24 tahun ini meninggal dunia akibat bekerja sampai larut malam setiap hari. Li Yuan bekerja dari pagi dan berlanjut hingga pukul 11 malam. Dia telah menjalaninya hingga sebulan sebelum akhirnya dia meninggal dunia. Akibat kejadian ini banyak sekali media China dan serikat pekerja mengutuk kebijakan perusahaan yang menyuruh pekerjaanya lembur setiap hari.

Li Yuan [image source]
Li Yuan [image source]

Sebelum meninggal dunia, Li Yuan sempat merasakan kesakitan. Dia ambruk di lantai dan terus mengerang karena dadanya sakit. Akhirnya dia meninggal akibat serangan jantung kuat. China dikenal dengan sistem kerjanya yang mengerikan. Hampir setiap tahun ada sekitar 600.000 pekerja China yang meninggal akibat kelelahan.

3. Kenichi Uchino, Jepang

Jepang dikenal dengan budaya bekerjanya yang sangat hebat. Namun di balik itu semua juga terdapat kekurangan. Salah satunya adalah pekerja yang meninggal akibat kelelahan. Akibat hal ini muncul sebuah istilah karoshi, kata ini memiliki arti mati akibat bekerja. Beberapa serikat pekerja menantang adanya karoshi, dengan mengurangi jam kerja.

Karoshi [image source]
Karoshi [image source]

Salah satu korban dari karoshi adalah Kenichi Uchino. Pria ini adalah generasi pekerja dai perusahaan mobil kelas dunia Toyota. Akibat kelelahan bekerja di Toyota, pria malang ini akhirnya meninggal dunia. Saat itu usia Kenichi baru 30 tahun, dia meninggal akibat bekerja lembur hingga 80 jam.

4. Moritz Erhardt, Inggris

Kali ini kejadian mengerikan ini menimpa seorang pekerja magang di Bank of America Merrill Lynch. Pemuda 21 tahun ini ditemukan meninggal akibat kelelahan. Dia bekerja hingga pukul enam pagi selama tiga hari berturut-turun dan minim istirahat.

Bank of America Merrill Lynch [image source]
Bank of America Merrill Lynch [image source]

Pihak bank enggan menanggapi kejadian ini. Mereka hanya merasa terkejut mendengar kematian salah satu pagawai magangnya meninggal dunia. Akibat kejadian ini pihak bank tempat Moritz magang mendapat teguran keras. Pihak perusahaan seharusnya memikirkan kesehatan pekerjaanya, tidak terus menuntut dan menekan.
Bekerja adalah tujuan kita setelah kuliah atau sekolah. Dengan bekerja kita akan mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Namun bekerja juga harus mengenal waktu. Kesehatan adalah hal yang penting. Karena jika kelelahan hingga sakit bukannya dapat uang, malah uang akan habis. Bekerja dengan keras, istirahat yang cukup, maka hidup kita akan produktif.

(sumber)

NO COMMENTS

Comments are closed.