Duo Hasan Berhenti Kuliah demi mengembangkan situs berbagi video ini

Duo Hasan Berhenti Kuliah demi mengembangkan situs berbagi video ini

14
0
SHARE

Saat YouTube mulai booming di tahun 2006, dua bersaudara dari Pakistan, Arsalan dan Jehanzeb Hassan begitu terpesona. Mereka pun memutuskan berhenti kuliah demi fokus mengembangkan sebuah situs ‘kembaran’ YouTube.
Bagi duo Hassan, berkutat dengan perkuliahan selama empat tahun adalah hal yang sia-sia. Mereka ingin langsung terjun ke dunia kerja dan berkarya. Dan produk mereka adalah Tune.pk, sebuah situs berbagi video mirip YouTube untuk orang Pakistan.
Meskipun di tahun 2000an awal internet dan komunitas online belum banyak di Pakistan, keduanya yakin pesona situs seperti YouTube bakal meroket. Benar saja, saat ini situs Tune.pk mempunyai pengunjung bulanan hingga 100 juta orang!
Tetapi, kesuksesan itu tidak didapat dengan mudah. Karena tidak kuliah, duo Hassan harus belajar sendiri pemrograman secara otodidak. Banyak kesalahan pun mereka lakukan saat pertama merintis Tune.pk.
Misalnya, coding yang keliru sehingga pengguna sering mengeluhkan pengalaman yang tidak menyenangkan saat memakai Tune.pk. Traffic pun tidak kunjung meningkat akibat kurangnya skill di bidang pemrograman.
Namun, niat mereka untuk mengenalkan konten-konten lokal Pakistan ke dunia sangat besar, sehingga selama 6 tahun mereka terus belajar tanpa pernah menyerah. Mereka juga harus bertahan tanpa investor hingga menjelang tahun 2012.
Nah, dewi fortuna akhirnya menaungi Tune.pk setelah YouTube diblokir di Pakistan tahun 2012. Ketika itu, terdapat sebuah konten yang merendahkan umat Islam di YouTube sehingga pemerintah Pakistan turun tangan untuk memblokirnya.
Tidak ada YouTube, kontan netizen Pakistan berburu situs berbagi video yang baru, dan Tune.pk adalah jawabannya.
“Kami berawal dari sebuah rencana yang besar, tapi kami tahu bila diperlukan usaha step-by-step. Dan kami membutuhkan 6 tahun untuk membuat Tune.pk dilihat dunia,” ujar Jehanzeb Hassan.
Kini, Tune.pk sudah menjelma menjadi salah satu start-up paling sukses di Pakistan. 50 Persen pengunjung mereka juga sudah didominasi oleh netizen luar Pakistan.
Bahkan, Tune.pk sudah bisa menjalin kerjasama dengan banyak perusahaan besar, seperti Telenor, Shell, Caltex, hingga Samsung. Jadi, sekarang uang bukan masalah lagi untuk duo Hassan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

NO COMMENTS

Comments are closed.