Diusir dari inggris gara garanya merapikan kamar pacar

Diusir dari inggris gara garanya merapikan kamar pacar

19
0
SHARE


Mungkin inilah alasan deportasi paling aneh yang pernah menimpa seorang traveler. Karena membantu merapikan kamar pacarnya di Kanada, seorang traveler Inggris malah dideportasi.
Belum lama ini, traveler Inggris Tom Rolfe (24) ingin mengurus visa tinggal di Edmonton, Alberta, Kanada. Dia ingin tinggal bersama pacarnya Sam Edwards. Bukannya mendapat izin tinggal, Rolfe malah dideportasi. Sebabnya, petugas imigrasi menemukan foto Rolfe sedang membantu sang pacar beres-beres kamar.
Kisah ini ramai diberitakan berbagai media Inggris seperti Mirror, Metro dan Daily Mail. Ditelusuri detikTravel, Jumat (26/6/2015) pasangan beda negara ini rupanya bertemu tahun 2013 ketika sedang liburan di Indonesia.
Sam Edwards memang tinggal di Kanada dan Rolfe pun sering berkunjung ke sana. Sejak beberapa waktu lalu mereka mulai tinggal bersama di kampung halaman Edwards di Edmonton. Karena Rolfe datang ke Kanada dengan visa liburan untuk turis, ia harus mengurus visa lagi untuk mendapat izin tinggal di Kanada.
Edwards kemudian menemani Rolfe untuk mengajukan pembuatan visa. Tapi di tengah proses mengurus visa, Rolfe dan Edwards yang datang ke kantor imigrasi bersama diminta untuk memasuki ruangan berbeda. Ketika itu, petugas memeriksa barang-barang mereka termasuk melihat-lihat isi foto di kamera.
Saat itulah petugas menemukan foto si pria Inggris sedang membantu merapikan kamar pacarnya di Edmonton. Saat itu apartemen Edwards akan dijual agar mereka bisa menyewa tempat baru untuk tinggal bersama. Rolfe pun membantu Edwards membenahi kamar di apartemen itu karena ada dinding yang retak.
Tapi tindakan tersebut malah dianggap sebagai pelanggaran. Pria Inggris itu dituduh bekerja di Kanada, padahal sebagai pemegang visa liburan ia tidak boleh bekerja di negara ini.
Rolfe jelas membantah. Dia sedang merapikan kamar pacarnya, bukan sedang bekerja. Namun petugas imigrasi tetap memintanya untuk segera pergi dari Kanada dalam waktu 8 hari. Pria ini juga dilarang berkunjung ke Kanada selama 28 bulan ke depan. Akhirnya, rencana sepasang kekasih ini untuk tinggal bersama pun gagal dan Rolfe segera bersiap kembali ke Inggris.
Pasangan ini kemudian berencana untuk tinggal di Bristol, Inggris. Setelah kembali ke Inggris dari Kanada, Rolfe segera mencari rumah untuk mereka berdua. Dideportasi gara-gara merapikan kamar pacar, ada-ada saja!

Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

NO COMMENTS

Comments are closed.