Beginilah enaknya jadi PNS kalau mau lebaran

Beginilah enaknya jadi PNS kalau mau lebaran

29
0
SHARE

Pemerintah telah menaikkan gaji untuk Pegawai negeri sipil (PNS) di berbagai daerah. Bahkan menjelang lebaran, PNS juga diberikan sejumlah 'hadiah', seperti izin memakai mobil dinas saat mudik, jam kerja di diskon, hingga jumlah Tunjangan Hari Raya (THR) dinaikkan.Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah Musni Umar mengatakan sejumlah keuntungan ini bisa membawa pengaruh dalam perbelanjaan masyarakat. Menurutnya hal ini bisa mendorong meningkatnya kebutuhan ekonomi di Indonesia."Keuntungan itu dari berbagai kemudahan ini memang akan ada pengaruh dalam perbelanjaan di masyarakat dan ini memberi keuntungan mendorong kebutuhan ekonomi. Tadinya lesu dan jangan lupa bahwa pertumbuhan ekonomi didorong dari rekonstruksi," kata Musni ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (11/6).
Namun, hal itu justru bisa mengundang kecemburuan sosial yang tidak mendapat keuntungan-keuntungan itu. Sehingga akan muncul rasa diabaikan yang dikhawatirkan bisa memicu keributan.
Oleh karena itu, Musni menghimbau kepada pemerintah, khususnya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa keuntungan tersebut sudah memiliki aturannya sendiri. Bukan hanya itu, pemerintah juga harus menyeimbangkan hak para pekerja dengan berbagai strategi, terutama dalam pangan."Bukan berarti lebih diutamakan PNS, tapi aturan yang ada sudah biasa diberikan. Selain menjelaskan ke masyarakat, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana sembako stabil dan murah. Saya kira ini akan mengobati perasaan tidak adil yang tidak ada. Kalau ini dilakukan berarti masyarakat akan sangat tertolong, karena terus terang walau PNS diberi kemudahan tapi masyarakat dilindungi dengan kemudahan dalam sembako," imbuhnya.
Wakil Rektor Universitas Ibnu Chaldun ini juga menghimbau kepada para PNS agar bisa menyeimbangkan pendapatan dengan kinerjanya. Sehingga rasa kecemburuan tersebut bisa hilang dan kepercayaan masyarakat bisa meningkat.
"PNS yang mendapat keuntungan juga harus meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Juga berhenti melakukan pemungutan liar, sebab mereka sudah mendapatkan berbagai kelebihan. Pelayanan masyarakat harus semakin baik, tidak ada pungutan liar, musti ditanamkan di PNS bahwa fungsi mereka itu melayani mengayomi. Yang terpenting adalah mengurangi yang korupsi," paparnya.Dengan adanya keuntungan ini, Musni mengakui jumlah calon PNS akan meningkat tajam. Ini lah yang juga harus diperhatikan oleh pemerintah dalam menyeimbangkan pekerja di Indonesia."Ini pentingnya pemerintah lakukan kampanye, bahwa semua tidak hanya bisa jadi PNS, tapi bisa juga pengusaha, dan pekerja sektor swasta. Sektor-sektor yang kurang diminati bisa lebih dikampanyekan lagi. Dan yang harus diperhatikan adalah pengubahan mentalitas untuk memperbaiki negeri ini," tutup Musni.

Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

NO COMMENTS

Comments are closed.