Tawon Dementor – Tawon yang Menghisap Jiwa Kecoak

Tawon Dementor – Tawon yang Menghisap Jiwa Kecoak

17
0
SHARE

Jika Anda sudah familiar dengan seri Harry Potter, Anda mungkin ingat Dementor: mahluk kelam, seperti hantu yang menyedot setiap perasaan positif. Makhluk-makhluk mengerikan ini sekarang telah membuat transisi dari fantasi ke literatur ilmiah, karena sekarang namanya juga menjadi nama dari spesies kecoa tawon yang baru ditemukan. Nama Ampulex Dementor terpilih melalui voting publik yang dilakukan oleh Stefanie Krause dan timnya di Museum Sejarah Alam di Berlin. Makalah ini telah diterbitkan dalam PLoS ONE.

Tawon ini asli Thailand, memiliki warna merah dan hitam. Ini adalah salah satu dari lebih dari 200 spesies tawon yang bereproduksi dengan cara inkubator host dan spesies ini memilih kecoa. Betina tawon ini mendarat di atas seekor kecoa dan menggunakan sengatnya untuk menyuntikkan neurotoksin langsung ke kepala kecoa. Kecoa segera mengalami keadaan seperti zombie yang taat dan mengikuti tawon kembali ke liang nya. Di sana, tawon meletakkan telurnya di dalam kecoa. Kecoak menginkubasi telur tawon selama beberapa hari sampai menetas. Larva tawon kemudian memakan kecoa sampai cukup dewasa untuk pergi sendiri.

Seperti Inilah Ciuman Dementor di alam nyata

Dengan strategi reproduksi seperti itu, maka tidak mengherankan bahwa nama A. Dementor dipilih oleh para pengunjung museum. Berikut adalah pilihan nama-nama yang disediakan untuk pemilih:

A. Dementor: “Nama spesies mengacu pada Dementor, yang adalah karakter fiksi yang muncul dalam buku Harry Potter. Dementor adalah makhluk aneh, yang dapat mengkonsumsi jiwa seseorang, meninggalkan korban mereka dengan tubuh kosong tapi fungsional tanpa kepribadian atau emosi. Nama ini sebuah referensi terhadap kepatuhan dari kecoa korban yang menjadi lumpuh”

Dementor dalam film Harry Potter

A. mon: “Suku Mon adalah salah satu kelompok etnis yang dikenal paling awal di Thailand. Nama ini sebuah referensi terhadap asal-usul geografis tawon dari Thailand. “

A. bicolor: “Berasal dari bahasa Latin bi = dua dan color = warna; sebuah referensi terhadap warna hitam dan merah dari tawon “

A. plagiator: “Spesies baru ini peniru semut: Akan mencoba untuk meniru semut dalam penampilan umum serta cara jalan dan bergerak. Sehingga dapat dikatakan bahwa tawon adalah plagiator dari semut”

Para peneliti mencatat bahwa sekitar 18.000 spesies dijelaskan setiap tahun. Para peneliti sering memilih nama spesies baru sesuai permintaan sponsor atau orang lain yang memberikan kontribusi untuk penelitian, tetapi dengan cara melibatkan masyarakat untuk memilih nama, menciptakan ikatan antara pemilih dan spesies baru, yang mungkin meningkatkan minat masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian spesies.

Apakah taktik tawon ini terdengar akrab? Banyak spesies lain dari tawon menggunakan serangga lainnya untuk menetaskan / makanan anak-anak mereka. AMJG telah mempostingkan beberapa spesies yang juga menggunakan taktik ini seperti yang dapat anda lihat dan baca pada link-link dibawah ini:

Source: IFLscience

NO COMMENTS

Comments are closed.