Mengubah Kuburan Menyeramkan Menjadi Hutan Hijau Dengan Capsula Mundi

Mengubah Kuburan Menyeramkan Menjadi Hutan Hijau Dengan Capsula Mundi

15
0
SHARE

Mendengar kata kuburan, sebagian orang akan membayangkan tempat yang menyeramkan. Barisan nisan-nisan tua. Tempat yang terkesan mistis, dan dipercaya sebagai tempat tinggal makhluk halus. Banyak di antara kita bahkan takut pergi ke sana.
Stigma kuburan yang seperti ini sebenarnya bisa dihilangkan. Kuburan adalah tempat penghormatan terakhir kita pada orang yang kita sayang. Seseorang yang telah pergi setelah menyelesaikan kehidupannya. Kuburan bisa dibuat menjadi sesuatu yang lebih berguna. Seperti dibuat hutan hijau tempat orang yang kita sayang akan tetap tumbuh dalam pohon-pohon yang terus menghijau. Ingin tahu seperti membuat kuburan yang berubah jadi hutan? Mari kita ulas selengkapnya.

1. Capsula Mundi, Kapsul Kehidupan Setelah Mati

Desainer Capsula Mundi adalah seorang Italia bernama Anna Citeli dan Raoul Bretzel. Keduanya berpikir untuk mengubah kuburan konvensional menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ide mereka adalah mengubah kuburan menjadi sebuah hutan.

Capsula Mundi [image search]
Capsula Mundi [image search]

Konsep Capsula Mundi yakni memasukkan jasad seseorang yang meninggal ke dalam kantung. Kantung ini mirip dengan kepompong. Di ujung kepompong akan ditanam pohon yang nantinya akan terus membesar.

2. Pohon Yang Tumbuh Seperti Kehidupan Setelah Kematian

Pohon yang tumbuh mengambil nutrisi dari jasad yang dimasukkan kantong. Nutrisi ini akan menyebar ke seluruh sel tumbuhan. Lalu pohon akan terus tumbuh hingga membesar.

Pohon Yang Tumbuh Jadi Hutan [image source]
Pohon Yang Tumbuh Jadi Hutan [image source]

Nutrisi dari jasad memberikan kehidupan baru pada tumbuhan. Kematian memberikan kehidupan baru bagi makhluk lain. Atau bisa dibilang, pohon yang tumbuh ibarat seseorang yang kembali tumbuh setelah kematiannya.

3. Pohon Dipilih Sebelum Kematian

Komponen penting dari Capsula Mundi adalah kepompong yang menampung jasad seseorang yang sudah meninggal. Kedua adalah pohon yang akan di tanam di atasnya. Pohon yang akan tumbuh dan menyerap nutrisi dari jasad yang membuatnya kembali hidup dalam setiap sel pohon.

Pohon Dipilih Sendiri [image source]
Pohon Dipilih Sendiri [image source]

Pohon yang akan ditanam dipilih sendiri oleh orang yang suatu saat akan meninggal. Atau dipilih keluarga saat pemakamannya. Pohon ini biasanya sebagai penanda sehingga suatu saat bisa dikunjungi lagi oleh keluarga.

4. Hutan Kenangan Yang Terus Tumbuh Hijau

Hutan yang nantinya tumbuh dari kumpulan Capsula Mundi disebut hutan kenangan. Bukan disebut sebagai kuburan. Hal yang sangat menyeramkan dan tidak semua orang mau mengunjunginya setiap saat.

Lebih Terlihat Alami [image source]
Lebih Terlihat Alami [image source]

Hutan yang perlahan tumbuh dengan berbagai macam pohon ibarat seseorang yang tumbuh besar. Kokoh berdiri dengan kenangan-kenangan yang akan tidak akan pernah hilang. Saat keluarga yang ditinggal datang maka mereka akan mengingat sesuatu yang indah, bukan kematian yang sangat menyedihkan.

5. Lebih Terlihat Alami Dan Menyatu Dengan Alam

Apa yang ada dipikiran kita jika melihat kumpulan kuburan? Melihat nisan-nisan dengan nama dan tanggal kematian. Melihat bunga-bunga bekas pelayat yang berserakan hingga akhirnya mengering. Pertama kesan yang kita dapat adalah ganjil, dan seram. Tidak bisa menyatu dengan alam.

Hutan kenangan [image source]
Hutan kenangan [image source]

Dengan mengubah konsep makam yang biasa menjadi lebih inovatif seperti ini maka pemakan tidak lagi disebut pemakaman. Bahkan bisa digunakan sebagai tempat refreshing, sembari mengunjungi seseorang yang telah tiada. Segala sesuatu akan kembali ke alam termasuk kita, manusia. Konsep Capsula Mundi membuat kita yang telah meninggal menjadi sesuatu yang berguna. Menjadi pohon yang akan terus hidup dan dikenang sepanjang masa. Mau mencoba ini suatu saat nanti?

(sumber)

NO COMMENTS

Comments are closed.