Inilah 10 Merek Paling Mahal di Dunia

Inilah 10 Merek Paling Mahal di Dunia

8
0
SHARE

Apple menjadi merek paling berharga di dunia tahun ini. Peringkat tersebut berdasarkan data tahunan dari WPP and Millward Brown’s “Brand Z”.
Berikut ini, 10 merek yang paling berharga di dunia, seperti dilansir dari Business Insider, Sabtu (30/5/2015):
1. Apple
Memiliki nilai merek sebesar USD247 miliar, persentase Apple mengalami perubahan dari tahun lalu yang lebih dari 67 persen dan sempat di peringkat dua pada tahun lalu.
CEO Millward Brown Travyn Rhall menulis dalam laporannya, Apple tahun ini telah meluncurkan iPhone 6 yang mendapatkan laba bersih sebesar USD18 miliar. Keuntungan tersebut merupakan laba kuartalan terbesar yang pernah tercatat untuk perusahaan publik.
Tahun ini, nilai merek Apple telah melonjak di posisi teratas menyalip Google.
2. Google
Dengan nilai merek sebesar USD174 miliar, persentase Google mengalami perubahan dari tahun lalu yang lebih dari 9 persen dan sempat di peringkat pertama pada tahun lalu.
Google turun ke peringkat kedua pada tahun ini karena investasi dan pendapatannya mengalami perlambatan, yang sebagian karena dolar mengalami penguatan. Bagi Google, tahun lalu bukanlah tahun yang baik bagi Google.
Perusahaan telah memosisikan diri untuk masa depan dengan inisiatif termasuk software B2B, Google Fiber, mengembangkan mobil driverless, meluncurkan jaringan telekomunikasi WiFi, dan mendorong ulang di Google Glass.
3. Microsoft
Memiliki nilai merek sebesar USD115 miliar, persentase Microsoft mengalami perubahan dari tahun lalu yang lebih dari 28 persen dan sempat di peringkat keempat pada tahun lalu.
CEO Millward Brown Travyn Rhall mengatakan, Microsoft bergeser hingga satu slot berkat tiga hal, yaitu pergeseran fokus ke jumlah besar, filosofi
perusahaan lebih kolaboratif, dan aura optimistis seputar instalasi CEO baru.
4. IBM
Dengan nilai merek sebesar USD94 miliar, persentase IBM mengalami perubahan dari tahun lalu di bawah 13 persen dan sempat di peringkat ketiga pada tahun lalu.
Keuntungan IBM dipotong pada tahun lalu setelah perusahaan melakukan investasi besar di jumlah besar, analisis, mobile, sosial, dan keamanan. Hal ini juga menandatangani kesepakatan utama dengan Apple untuk mengembangkan aplikasi bisnis untuk perangkat populer yang terakhir.
5. Visa
Memiliki nilai merek sebesar USD92 miliar, persentase Visa mengalami perubahan dari tahun lalu lebih dari 16 persen dan sempat di peringkat ketujuh pada tahun lalu.
Tahun lalu, Visa membentuk kemitraan dengan Apple dengan produknya iPhone 6 dan iPads terbaru untuk melakukan pembelian dengan fitur touchscreen ke perangkat. Pada 2014, Visa memiliki pendapatan sebesar 7,8 persen atau USD12,7 miliar, sedangkan laba bersih naik 9,2 persen menjadi USD5,4 miliar.
6. AT&T
Dengan nilai merek sebesar USD89 juta, persentase AT&T mengalami perubahan dari tahun lalu lebih dari 15 persen dan sempat di peringkat kedelapan pada tahun lalu.
Tahun lalu AT&T mengakuisisi merek Cricket untuk melayani pelanggan harga dengan tarif pra-bayar murah tanpa kontrak mahal. Perusahaan juga bermitra dengan Uber untuk pra aplikasi instal sebagai layanan berbagi pada semua bagian AT&T ponsel Android.
7. Verizon
Memiliki nilai merek sebesar USD86 miliar, persentase Verizon mengalami perubahan dari tahun lalu lebih dari 36 persen dan sempat di peringkat ke-11 pada tahun lalu.
Laporan tersebut ditulis sebelum pengumuman besar Verizon awal bulan ini yang memperoleh AOL sebesar USD4,4 miliar. Pada Februari lalu, perusahaan ini menyelesaikan pembelian sebesar USD130 miliar dari operator Vodafone UK untuk mengambil kontrol penuh dari Verizon Wireless.
8. Coca-Cola
Dengan nilai merek sebesar USD84 miliar, persentase Coca-cola mengalami perubahan dari tahun lalu lebih dari 4 persen dan sempat di peringkat keenam pada tahun lalu.
Coca-cola yang sukses telah mendorong penjualan di Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya lebih dari satu dekade.
9. McDonald’s
Memiliki nilai merek sebesar USD81 miliar, persentase McDonald’s mengalami perubahan dari tahun lalu di bawah 5 persen dan sempat di peringkat kelima pada tahun lalu.
Hal tersebut merupakan tahun pengujian untuk McDonald, yang harus berjuang mengenai kekhawatiran konsumen pada bahan-bahan, rantai pasokan, dan tanggung jawab lingkungan. Penurunan 5 persen nilai merek pada tahun ini sama turunnya dengan nilai tahun lalu.
10. Marlboro
Dengan nilai merek sebesar USD80 miliar, persentase Marlboro mengalami perubahan dari tahun lalu lebih dari 19 persen dan sempat di peringkat ke-13 pada tahun lalu.
Millward Brown mengatakan, kenaikan nilai merek tersebut sebagian besar disebabkan oleh kenaikan Altria yang merupakan perusahaan yang mengontrol Marlboro di AS yang telah meningkat sekira 26 persen pada tahun lalu.
(wdi)

NO COMMENTS

Comments are closed.