Ini dia Satelit NASA yang Temukan "Terompet Sangkakala"

Ini dia Satelit NASA yang Temukan "Terompet Sangkakala"

14
0
SHARE

NASA meluncurkan sebuah satelit atau probe bernama Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) pada 2001. Satelit ini kemudian mengungkap bentuk alam semesta yang pernah diungkap badan antariksa Amerika Serikat pada 2012.

Observasi WMAP menemukan bahwa alam semesta memiliki bentuk menyerupai ‘terompet sangkakala’. Website Science.nasa.gov melaporkan, WMAP mengungkap bahwa alam semesta memiliki usia sekira 13,8 miliar tahun.
Selain itu, WMAP menemukan bahwa pada hari ini, alam semesta terbuat dari 72 persen Dark Energy, 23 persen Dark Matter dan hanya 4,6 persen atom. NASA menjelaskan bahwa WMAP menggunakan radiometer gelombang mikro yang mengukur perbedaan temperatur antara dua titik di langit.
Seorang ilmuwan bernama Charles L. Bennet mendapatkan penghargaan ‘2012 Gruber Cosmology Prize’. Ia bersama dengan tim WMAP mengamati radiasi peninggalan dari alam semesta awal dan menciptakan model kosmologis standar.
Pengukuran yang dilakukan Bennet membantu untuk mengetahui asal-usul, konten, usia dan geometri alam semesta. Selama beberapa miliar tahun ke depan, perluasan alam semesta secara bertahap melambat karena alam semesta menarik dirinya sendiri melalui gravitasi.
Akan tetapi, saat ini ekspansi alam semesta mulai mempercepat kembali karena efek repulsif energi gelap (dark energy) yang mendominasi perluasan alam semesta.
(ahl)

NO COMMENTS

Comments are closed.