HEBOH !!! TERNYATA KARTUN ANIME NARUTO SAMA PERSIS DENGAN PENDIDIKAN PESANTREN.

HEBOH !!! TERNYATA KARTUN ANIME NARUTO SAMA PERSIS DENGAN PENDIDIKAN PESANTREN.

20
0
SHARE

Geger, Adanya Persamaan Pendidikan di Pesantren dan Film Naruto
Persamaan pendidikan di lingkungan pesantren dan film Naruto. 

Film Naruto sudah hampir mencapai klimaks alias episode-episode terakhir. Namun sangat diyakini, Masashi Kishimoto (pencipta anime Naruto) tidak akan membiarkan karyanya itu cepat-cepat selesai.
Jadi, masih ada banyak episode yang akan terus diputar dalam film naruto tersebut.
Nah yang terbaru nih Naruto lovers, ditemukan beberapa sistem sekolah ninja dalam film naruto tersebut terdapat kesamaan dengan sistem pendidikan pesantren atau pondok yang ada di Indonesia.
n
Dalam sistem pesantren atau pondok terdapat kyai sebagai orang teratas dalam kepengurusan pendidikan pesantren, lalu setelah itu ada ustadz atau ustadzah sebagai tenaga pengajar, lalu ada setelah itu ada ketua kompleks sebagai pemegang wewenang wilayah mukim santri di asrama.
Kemudian, dilansir musmus.me, ada ketua pondok sebagai organisasi santri di pondok atau pesantren, lalu ada ketua kamar sebagai pemegang kendali anggota kamar dan kelompok diskusi santri kamar. Bagaimana dalam film naruto?
Ternyata, dalam film Naruto juga ada sama. Antara lain, ada hokage sebagai pemegang utama kebijakan. Terutama dalam hal pendidikan, ada guru-guru ninja yang bertugas untuk mendidik para generasi ninja atau sinobi kecil. Ada guru pendamping untuk memaksimalkan bimbingan suatu kelompok didik ninja.
Selain itu, ada juga ketua kelompok sinobi alias pemegang misi dalam suatu kelompok sinobi, dan juga ada juga sistem belajar atau berlatih bersama antar kelompok tim. Dalam lingkungan pesantren dikenal dengan musyawarah kubro, yakni musyawarah yang diikuti oleh setiap kompleks yang ada di lingkungan pesantren untuk belajar bersama dan saling tukar pemikiran.
Namun, bedanya dalam film Naruto latihan bersama digunakan untuk kenaikan tingkat atau menguju kemampuan ninjanya.
n
Di lingkungan pesantren juga ada yang namanya santri mengabdi terhadap masyarakat atau pengembanan misi tugas dari pondok. Sedangkan, dalam film naruto ada juga, yakni tugas yang disertai misi atau lebih dikenal dengan tugas pengembanan misi sekaligus uji nyata keahlian ninja para sinobi.
Dalam hal tersebut, ada sebuah tim yang di dampingi oleh seorang guru tingkat atas agar jika ada kesulitan bisa membantu tim yang sedang di dampingi.
Dalam dunia tugas pesantren juga demikian, ada yang namanya PJKT yakni semacam pengurus yang berasal dari alumni yang berfungsi mengkomunikasikan, mengawasi para santri yang sedang bertugas di lingkungan masyarakat.
Termasuk pelanggaran atau keteledoran yang dilakukan oleh santri yang sedang bertugas tak luput dari monitoringnnya.
Yang terakhir persamaan lingkungan pesantren dan Naruto, ada hal yang sangat mendasar dalam film Naruto yang sama persis dengan hal yang ada di lingkungan pesantren.
Hal mendasar yang sama itu adalah misi yang diemban oleh pesantren kemudian diberikan kepada santri yakni mengandung misi kemanusiaan dan perdamaian. Sama. Di film Naruto juga demikian, misi yang diemban oleh para sinobi adalah misi untuk kemanusiaan dan perdamaian. Mengenai beladiri? yah apa lagi, sama-sama ada pastinya.
Itulah beberapa hal kesamaan dalam sistem pendidikan dalam lingkungan film Naruto dan lingkungan pesantren.

(sumber)

NO COMMENTS

Comments are closed.