Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi “Bodong” dengan Iming-Iming Untung yang Besar

Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi “Bodong” dengan Iming-Iming Untung yang Besar

10
0
SHARE

Penipuan Berkedok Investasi “Bodong” dengan Iming-Iming Untung yang Besar – Investasi merupakan penaman modal yang bisa kita lakukan dengan cara menganggarkan dana, yang nantinya bisa kita dapatkan keuntungan dimasa depan. Di Indonesia ada banyak produk investasi yang bisa kita pilih ada investasi saham, emas, properti, tabungan deposito, dan produk investasi lainnya.
 
Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi “Bodong” dengan Iming-Iming Untung yang Besar
Ilustrasi Investasi – Image: Iraq-Castle.com
Ada banyak lembaga yang ikut membantu investor untuk mengelola kelebihan dana yang dimiliknya. Beberapa lembaga yang cukup populer dijadikan tempat berinvestasi diantaranya:
  • Perbankan
  • Reksa Dana
  • Bursa Effek Indonesia

Selain yang tiga diatas ada banyak lagi lembaga investasi lainnya yang sering digunakan untuk berinvestasi. Namun perlu diketahui bahwa saat ini ada banyak lembaga investasi bodong yang berujung pada penipuan. Modus investasinya bermacam-macam.
Modus yang paling terkenal merupakan investasi yang menjanjikan paket investasi yang menawarkan return (bunga) yang besar, bahkan ada yang mencapai 40%. Bahkan penawarannya diluar batas yang wajar.
Bunga investasi pada angka tersebut merupakan angka yang tidak wajar, karena Bank Indonesia sendiri telah memberikan batas besaran bunga pada angka tertentu, sehingga bunga yang diberikan tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
Bagi orang yang berpikir rasional sebenarnya mudah untuk membedakan mana investasi bodong atau investasi penipuan. Tetapi diluar sana ada banyak orang yang tidak berpikir rasional, mudah terbujuk, mudah ikut-ikutan, mudah tertipu. Sehingga ada saja orang tertipu investasi bodong, jumlahnya tidak sedikit bahkan mencapai ratusan miliar.
Sebagai contoh, kerabat keluarga saya juga mengikuti program investasi bodong. Mereka tertarik karena diajak oleh orang lain yang mereka kenal, sehingga akhirnya mereka menanamkan sejumlah uang dengan jumlah 5 juta rupiah. Selain saudara saya tersebut banyak lagi orang dikampung saya yang ikut berinvestasi dan jumlahnya ada yang lebih dari 5 juta.
Tapi beberapa bulan berjalan setelah banyak yang berinvestasi, uang yang jumlahnya telah miliaran akhirnya dibawa kabur oleh pelaku. Pelaku hilang tidak tau kemana, orang-orang dikampung pun tidak tau harus bagau mana agar uangnya kembali.
Agar terlihat lebih profesional ada lagi investasi bodong ini biasanya membawa nama perusahaan misalnya PT (Perseroan Terbatas). Dengan nama PT yang dimilikinya, sehingga orang-orang pun tertarik untuk menanamkan modalnya di tempat investasi bodong. Berikut ini ada link dari Kompas.com tentang 262 perusahaan investasi yang tidak memiliki izin. Sebenarnya bukan hanya ini saja, diluar sana masih banyak lagi kasus serupa dan lembaga investasi penipu lainnya.

Banyak orang yang tertipu, baik kaya ataupun orang biasa sama-sama merasakan pahitnya tertipu. Banyak orang yang tertipu dari investasi bodong dikarenakan banyak orang yang terdahulu telah mendapatkan hasilnya dan jumlahnya lumayan besar.
Berharap mendapatkan hasil yang lebih besar mereka pun menanamkan investasi dengan jumlah yang lebih besar lagi. Ada yang rela menjual tanah, sertifikat, SK, emas, berlian dan harta benda berharga lainnnya. Namun apesnya, ketika giliran kita telah menanamkan modal investasi dengan jumlah yang besar kita malah tertipu.
Sangking banyaknya orang yang tertipu, hampir setiap satu minggu sekali muncul berita tentang kasus investasi bodong yang muncul di layar televisi. Nasabahnya telah menanamkan banyak modal, tetapi uangnya malah dibawa kabur.  Oleh sebab itu penting bagi kita untuk mengetahui tips dan cara memilih tempat yang cocok untuk berinvestasi yang aman. Berikut ini tips terhindar dari investasi bodong.
  • Jangan mudah percaya dengan tawaran investasi yang tidak rasional dan tidak masuk akal.
  • Selalu berpikir kritis.
  • Bijak dalam memilih tempat berinvestasi yang menguntungkan dan aman.
  • Mencari rekam jejak atau portofolio tempat berinvestasi baik itu dari orang lain, maupun dari internet.
  • Pelajari tahapan-tahapan investasi.
  • Melihat reputasi tempat kita menamkan investasi.
  • Melihat status badan hukum (legalitas) yang menaungi lembaga investasi.
  • Mengecek status lembaga investasi ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan), apakah mengantongi izin menghimpun dana atau tidak, jika tidak memiliki izin jangan berinvestasi dilembaga investasi tersebut.  
  • Melihat company profile perusahaan atau lembaga investasi baik itu nama, alamat, pemilik.
  • Ada hitam diatas putih atau perjanjian dengan materai.
  • Memilih lembaga tempat berinvestasi yang aman.
  • Melihat kredibelitas lembaga investasi.

Itulah cara-cara yang bisa dilakukan agar kita bisa terhindar dari penipuan investasi. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar kita terhindar dari penipuan yang berkedok investasi. Simpelnya orang yang berpikir bijak pasti dengan mudah bisa membedakan mana investasi yang baik mana investasi yang buruk. Berikut ini beberapa tempat yang cocok dan aman untuk berinvestasi.
  • Investasi properti, beli tanah atau bangunan kemudian disewakan atau dijual kembali.
  • Investasi emas, untuk disimpan atau dijual kembali.
  • Investasi dengan frenchise seperti Alfamart, Indomaret, SPBU.
  • Investasi saham dibidang usaha tertentu yang jelas keberadaannya atau investasi saham melalui bursa efek.
  • Reksadana.
  • Obligasi atau surat utang baik milik negara maupun swasta contohnya ORI (Obligasi Republik Indonesia).
  • Sukuk, obligasi syariah.
  • Investasi deposito.
  • Investasi di pasar uang, tapi ini tidak disarankan karena bersifat gambling atau untung-untungan.

Nah itu merupakan bentuk investasi yang sering dipilih oleh orang-orang. Selain investasi diatas sebenarnya ada banyak lagi jenis investasi yang aman lainnya yang cocok untuk dipilih. Itu kembali lagi kepada dana yang kita miliki, semakin besar dana semakin besar dana yang bisa ditanamkan, dan banyak jenis investasi lain yang bisa kita pilih.

Semoga artikel ini bermanfaat dan berguna untuk diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Selalu ambil hikmahnya dari setiap kasus investasi yang berkedok penipuan, untuk dijadikan pelajaran. Selain itu selalu kritis dan selektif dalam memiliki produk investasi, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

NO COMMENTS

Comments are closed.