Cara Unik Militer Vietnam dan Filipina Protes Soal Sengketa Laut Cina Selatan

Cara Unik Militer Vietnam dan Filipina Protes Soal Sengketa Laut Cina Selatan

10
0
SHARE

Militer Vietnam dan Filipina punya cara tersendiri untuk memprotes klaim sepihak pemerintah Tiongkok atas Laut Cina Selatan.
Kedua negara sepakat untuk bekerjasama dengan menyelenggarakan pekan olahraga dan kesenian di pulau Northeast Cay, sebuah pulau Laut Cina Selatan yang berada di bawah pemerintahan Filipina.
Para pejabat senior angkatan laut Filipina mengatakan, olahraga sepakbola dan voli saat ini sedang dimainkan di pulau Northeast Cay. Kegiatan itu diikuti oleh 60 pelaut Filipina, dan 100 tentara Filipina.
“Kami akan memiliki waktu bersama. Kegiatan ini membantu meningkatkan kenyamanan pasukan di wilayah yang disengketakan dan akan memperkuat hubungan antara kedua angkatan laut kami, “kata seorang pejabat angkatan laut Filipina senior yang menolak untuk diidentifikasi, seperti dikutip dari Asiaone.com, Rabu (27/5/2015).
Tahun lalu, pasukan Filipina mengunjungi pulau yang diklaim oleh Vietnam Southwest Cay, hanya beberapa mil dari pulau Northeast Cay, untuk menghadiri kegiatan yang sama.
Sejak itu, kapal perang Vietnam sering mengunjungi Manila. Hotline antara kedua angkatan laut juga telah dibentuk, dimana membantu dalam pengembalian nelayan yang mendapatkan masalah di laut terbuka.
Para pejabat militer Filipina juga baru-baru ini mengatakan bahwa kedua belah pihak secara informal telah membicarakan patroli angkatan laut bersama di Laut Cina Selatan.
Ketegangan meningkat di wilayah kepulauan Spratly dalam beberapa bulan terakhir akbiat klaim Tiongkok atas pulau dan perairan berpotensi kaya energi tersebut.
Militer Filipina dan AS mengatakan, bahwa pemerintah Tiongkok telah membangun sebuah pulau buatan di atas terumbu karang.
Tiongkok telah mengklaim sebagian besar Laut Cina Selatan, yang merupakan jalur lintas perdagangan yang ramai.
Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan dan Brunei juga mengklaim atas Laut Cina Selatan yang saling tumpang tindih. (Asiaone.com)

NO COMMENTS

Comments are closed.