Bentuk Otak Manusia Seperti Orang yang Sedang Sujud

Bentuk Otak Manusia Seperti Orang yang Sedang Sujud

12
0
SHARE

Otak merupakan bagian yang sangat penting sebagai pusat syaraf tubuh. Bagian ini  dikenal memiliki struktur yang kompleks dan memiliki banyak lekukan dan lipatan. Namun ada hal menakjubkan dari organ yang selalu dibangga-banggakan ini. nyatanya jika diperhatikan dengan seksama, struktur otak manusia menyerupai orang yang sedang dalam kondisi sujud saat Salat.

Allah SWT berfirman dalam kalam-Nya dan berkali-kali mengatakan bahwa disetiap makhluk ciptaan-Nya terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya. Seperti dalam A-Qur’an ayat Adz Dzariyat: 20-21 dan QS. Al-Hajj: 18.

“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin. Dan juga pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (Adz Dzariyat: 20-21)

“Apakah kamu tiada mengetahui, bahawa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebahagian besar daripada manusia? ” [QS. Al-Hajj (22): 18].

Ayat di atas memperkuat bahwa struktur otak memang seperti orang yang sedang sujud. Ini menjadi tanda-tanda kekuasaan Allah bahwa setiap ciptaan-Nya sebenarnya selalu menyembah-Nya sebagai bentuk ketaatan.

Hikmah Sujud yang memiliki Hubungan dengan Otak
Pada otak terdapat Prefrontal Cortex yang merupakan bagian yang bertanggungjawab dalam perencanaan, organisasi, pengendalian impuls dan belajar dari kesalahan.  Ketika manusia bersujud, posisi jantung bakal menjadi lebih tinggi daripada otak, maka darah bakal turun ke bagian ini.

Berdasarkan penelitian Seorang Doktor di Amerika, Dr. Fidelma, Ia menemukan bahwa darah tidak bakal memasuki urat saraf di dalam otak dalam kondisi normal. Namun berdasarkan penelitiannya, darah baru sanggup masuk jika manusia dalam kondisi sujud.  Dengan begitu darah bakal masuk ke otak dan Prefrontal Cortex sanggup berfungsi optimal dalam mengambil keputusan.

Itulah salah satu sebab  mengapa salat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Karena pada saat salat dalam kondisi sujud, darah bakal masuk ke otak dan Prefrontal Cortex menerima aliran darah Sehingga orang yang salat  sanggup membuat keputusan yang lebih bijak, serta bisa berfikir mana yang baik dan buruk.

Hal ini juga lah yang membuat kenapa salat dapat menenangkan hati ketika sedang stres.  Saat stres hormon adrenalin bakal dirembeskan dan kadar pengaliran darah ke prefrontal cortex bakal berkurangan. Dalam keadaan ini, manusia bakal bertindak pantas tanpa berfikir. Namun ini akan mereda ketika kita melaksanakan  salat.  Dengan sujud, kita dapat membuka lebih ruang kapilari darah untuk ke prefrontal area ini.

Sujud memiliki makna bahwa manusia itu meletakkan wajahnya di tempat yang paling rendah di atas tanah ini. Hal Ini mengingatkan bahwa dirinya berasal dari tanah dan bakal kembali ke tanah. Jika manusia sanggup menempatkan dahinya ditempat yang hina, tentu saja manusia tidak bakal bersikap sombong terhadap Allah yang menciptakan manusia dari tanah.

Dalam kondisi ini hati bakal merasakan kebesaran Allah dan ketika itulah manusia dalam hatinya selalu ingin mensucikan Zat Allah Yang Maha Tinggi disamping lidah tidak bertulang dengan mengucapkan, “Subhana Rabbial-A’la wa-Bihamdih”. Semoga informasi ini menjadi tambahan ilmu baru bagi anda dan terimakasih sudah membaca.

NO COMMENTS

Comments are closed.